Tuesday, 20 January 2015

html Web Tugas Kuliah

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>jagat raya</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="gayaalamsemesta.css">
</head>

<body>

<div id="utama">
  <div id="atas">
    <h1>ALAM SEMESTA</h1>
  </div>
  <div id="contentwrapper">
       <div id="navmain">
        <ul id="navlist">
          <li><a href="alam semesta.html">Home</a></li>
          <li><a href="pengetahuan umum.html">Pengetahuan Umum</a></li>
          <li><a href="lingkungan hidup.html">Seputar Lingkungan Hidup</a></li>
        </ul>
      </div>
  <div id="kiri"><img src="bumi.jpg" height="150" width="200">
    <h2>indahnya ciptaan Allah</h2>
    <p><a href="bigbang.mp4">video pembentukan alam semesta</a> </p>
    <p><a href="Planets in our solar system.mp4">Planets in our solar system</a> </p>
<p><a href="solar system video 1.mp4">solar system video 1</a> </p>
<p><a href="A Spin Around the Solar System How the Solar System Works.mp4">A Spin Around the Solar System How the Solar System Works</a> </p>

  </div>
  <div id="kanan">
  <img src="imagesalam.jpg">
    <h2>planet-planet</h2>
    <a href="matahari.html"><p><font color="black">MATAHARI</font></p></a>
    <a href="merkurius.html"><p><font color="black">MERCURIUS</font></p>
<a href="venus.html"><p><font color="black">VENUS</font></P>
<a href="bumi.html"><p><font color="black">BUMI</font></P>
<a href="mars.html"><p><font color="red">MARS</font></p>
<a href="jupiter.html"><p><font color="green">JUPITER</font></p>
<a href="saturnus.html"><p><font color="#00000">SATURNUS</font></p>
<a href="uranus.html"><p><font color="grey">URANUS</font></p>
<a href="neptunus.html"><p><font color="yellow">NEPTNUS</font></p>
<a href="pluto.html"><p><font color="#191970">PLUTO</font></p></a>
  </div>
  <div id="isi">
   <p>
<marquee direction><font color="#FF0000">segala puji hanya milik ALLOH subhanahu wa ta'ala</font></marquee>
      </p>
   
      <br />

           <p><b>Asal Mula Alam Semesta - Keajaiban Ilmiah Al Qur'an</b></p>
      <hr />
      <br><font size="2">Ilmu pengetahuan moderen, ilmu astronomi, baik yang berdasarkan pengamatan maupun berupa teori, dengan jelas menunjukkan bahwa pada suatu saat seluruh alam semesta masih berupa 'gumpalan asap' (yaitu komposisi gas yang sangat rapat dan tak tembus pandang,<i> The First Three Minutes, a Modern View of the Origin of the Universe, Weinberg, hal. 94-105.).</i> Hal ini merupakan sebuah prinsip yang tak diragukan lagi menurut standar astronomi moderen. Para ilmuwan sekarang dapat melihat pembentukan bintang-bintang baru dari peninggalan 'gumpalan asap' semacam itu (lihat gambar 1 dan 2).<br></font></br><img src="nebula.jpg"><br><font color="black" size="0,5"><br> gambar. 1 Sebuah bintang terbentuk dari gumpalan gas dan<br> asap (nebula), yang merupakan peninggalan dari 'asap'<br> yang menjadi asal kejadian alam semesta.(The Space Atlas, Heather dan Henbest, hal. 50)</br></font><br>
 <img src="nebula2.jpg"><br><font color="black" size="0,5"><br>Gambar 2. Nebula Laguna adalah sebuah gumpalan gas dan<br> asap yang berdiameter sekitar 60 tahun cahaya. Ia dipendarkan oleh<br> radiasi ultraviolet dari bintang panas yang baru saja terbentuk di<br> dalam gumpalan tersebut. <i>(Horizons, Exploring<br> the Universe, Seeds, gambar 9, dari <br>Association of Universities for Research in Astronomy, Inc.)</i></br></font>

<br><font size="2">Bintang-bintang yang berkilauan yang kita lihat di malam hari, sebagaimana seluruh alam semesta, dulunya berupa materi 'asap' semacam itu. Allah telah berfirman di dalam Al Qur'an:</font></br>

<br>ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ</br>

<br><font size="2"><i>Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap,... (Al Fushshiilat, 41: 11)</i>

<br>Karena bumi dan langit di atasnya (matahari, bulan, bintang, planet, galaksi dan lain-lain) terbentuk dari 'gumpalan asap' yang sama, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa matahari dan bumi dahulu merupakan satu kesatuan. Kemudian mereka berpisah dan terbentuk dari 'asap' yang homogen ini. Allah telah berfirman:</font></br>

<br>أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا</br>

<br><font size="2"><i>Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu <br>yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Al Anbiya, 21:30)</i></font></br>
<br><font size="2">Dr. Alfred Kroner adalah salah satu ahli ilmu bumi terkemuka. Ia adalah Profesor geologi dan Kepala Departemen <u>Geologi pada Institute of Geosciences, Johannes Gutenberg University, Mainz, Jerman.</u> Ia berkata:<i> "Jika menilik tempat asal Muhammad... Saya pikir sangat tidak mungkin jika ia bisa mengetahui sesuatu semisal asal mula alam semesta dari materi yang satu, karena para ilmuwan saja baru mengetahui hal ini dalam beberapa tahun yang lalu melalui berbagai cara yang rumit dan dengan teknologi mutakhir. Inilah kenyataannya.</i>" Ia juga berkata:<i>"Seseorang yang tidak mengetahui apapun tentang fisika inti 14 abad yang lalu, menurut saya, tidak akan pernah bisa mengetahui, melalui pemikirannya sendiri, bahwa dulunya bumi dan langit berasal dari hal yang satu."</i></font></br>
      <hr />            
</div>
<br class="clearfloat" />
   <div id="bawah">
    <p>&copy; 2014 Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) </p>
  </div>
</div>
</body>
</html>

Tuesday, 13 January 2015

persiapan berburu

Persiapan berburu
Berburu merupkan olahraga yang sangat menyenangkan bagi kalangan tertentu. Namun,ada kalangan yang lainnya yang tidak menyukai olahraga ini. Mereka beranggapan bahwa kegiatan berburu ini adalah merusak lingkungan dan ekosistem yang ada di alam semesta ini. Diantara kerusakan yang ada adalah punahnya suatu jenis fauna akibat dari perburuan yang dilakukan secara seporadis. Hal inilah yang harus di cegah dan bukan berarti berburu itu dilarang secara mutlak,tetapi harus dibatasi dan diawasi oleh perintah pusat atau setempat dengan melalui ijin secara resmi,walaupun bukan di kawasan hutan lindung. Dan hewan buruan yang kita cari adalah hewan yang memang banyak merugikan bagi para petani,misal : babi hutan,tupai dll.

Dalam berburupun harus dibatasi untuk jumlah hewan yang akan diburu dan tidak berlebihan. sebeleum melakukan perburuan perlu dipersiapkan beberapa hal yang penting.

Diantara persiapan yang akan kita lakukan adalah:
1.       Senapan/Bedil
Inilah alat yang paling utama untuk seorang yang berburu dengan menggunakan senapan atau senjata praktis. Jenis senapan ada dua:
a.       Senapan Api/Senjata Api
Hanya boleh bagi yang sudah memiliki surat ijin dari Kepolisian RI



b.      Senapan Angin/Bedil Angin
Boleh bagi siapa saja yang penting calibre-nya standart yaitu 4,5mm.lebih dari itu harus mendapatkan ijin dari Kepolisian RI.



2.       Pisau Rimba
Ini juga termasuk bagian yang penting, karena jika peluru habis atau senjata rusak yang akan kita pakai adalah senjata kedua yaitu pisau atau pedang. Selain itu pisau juga berguna untuk menyembelih hewan buruan atau mengulitinya.


3.       Seragam berburu
Ketika memilih seragam untuk berburu hendaknya harus yang tebal dan sesuai dengan lingkungan ( camouflage uniform ) seperti seragam loreng TNI atau yang lainnya.













4.       Sepatu Boot
Sepatu boot yang di sarankan adalah sepatu yang kira-kira hampir sampai ke lutut atau yang tinggi,karena bisa menjaga dari binatang yang berbahaya,seperti ular,lintah,kalajengking,lipan dan binatang melata yang lainya.



5.       Bekal Makanan
Kebutuhan pokok yang harus dibawa saat berburu adalah makanan dan minuman yang dapat menjaga stamina tubuh agar tetap fit ketika naik turun gunung. Makanan atau minuman ini harus diperhitungkan dengan baik agar kita tidak kekurangan bahan ransum. Ketika tersesat atau jauh dari warga kita memiliki bahan makanan yang cukup. Kita bisa membawanya dengan menggunakan nesting



6.       Tas Serbu
Berguna untuk membawa bekal apapun yang kita butuhan.



7.       Topi
Untuk menutupi kepala agar rambut tidak terlihat dan bisa berkamuflase dengan lingkungan.




Sedikit ini dulu kalo ada yang kurang silahkan bisa ditambahin lagi. 

css style


BAB 2
PENGENALAN CSS
(Cascading Style Sheets)
 2.1 Pengertian CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu teknologi yang digunakan
untuk memperindah halaman website (situs), dengan CSS kita dapat
dengan mudah mengubah keseluruhan warna dan tampilan yang ada di
situs kita sekaligus memformat ulang situs kita.
CSS ini telah distandarkan oleh World Wide Web Consortium (W3C)
untuk digunakan di web browser
Keuntungan CSS
- Dapat di-update dengan cepat dan mudah, karena kita
cukup mendefinisikan sebuah style-sheet global yang berisi
aturan-aturan CSS tersebut untuk diterapakan pada seluruh
dokumen-dokumen HTML pada halaman situs kita.
- User yang berbeda dapat mempunyai style-sheet yang
berbeda pula.
- Ukuran dan kompleksitas document code dapat diperkecil.
2.2 Penulisan CSS
 Syntaxis CSS dibagi dalam 3 bagian, yaitu : selector {property : value}
 Dimana :
 selector : tag HTML yang akan didefinisikan (body, H1, Link , dll).
 property : atribut yang akan diubah.
h1 { color: green; }
selector
property
value
 Penulisan CSS dibagi 3 penempatan :
o  Internal Style Sheet
o  External Style Sheet
o  Inline Style Sheet
1.  Internal Style Sheet
 Yaitu menuliskan langsung script CSS di file HTML-nya.
 Contoh :
<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
<style type=”text/css”>
p {color: white; }
body {background-color: black; }
</style>
</head>
<body>
<p>Selamat Datang CSS</p>
</body>
</html>
2. External CSS
 Yaitu memanggil file CSS dari tempat/folder/lokasi lain, dengan kata
lain file CSS terpisah dengan file HTML. Browser akan membaca definisi
style dari file test.css dan akan mengikuti format tersebut.Eksternal style
ditulis di text editor lain dengan ekstention .css . Contoh :
<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
<link rel=”stylesheet” type=”text/css”
href=”test.css”/>
</head>
<body>
<h3> Selamat Datang CSS </h3>
</body>
</html>
3. Inline CSS
 Yaitu penulisan kode CSS dalam tag HTML.
 Contoh :
<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
</head>
<p style=”background: blue; color: white;”>Style
Menggunakan CSS</p>
</body>
</html>
 2.3 Jenis – jenis CSS
 1. Font Property
Font
 Syntax : font: <value>
PossibleValues :
[<font-style>||<font-variant>||<font-weight>]?<font-size>[/<lineheight>]?<font-family>
 Contoh:
 P { font: italic bold 12pt/14pt Times, serif }
Font Size
 Syntax : font-size: <value>
 PossibleValues :
 <absolute-size>|<relative-size>|<length>|<percentage>
• <absolute-size>:xx-small | x-small |small|medium| large|x-large | xxlarge
• <relative-size> : larger | smaller
• <percentage>(in relation to parent element)
Font Style
 Syntax : font-style: <value>
 Possible Values : normal |italic|oblique
Font Variant
 Syntax : font-variant: <value>
 Possible Values : normal | small-caps
Font Weight
 Syntax : font-weight: <value>
Possible Values : normal |bold|bolder| lighter | 100 | 200 | 300 |400 |
500 | 600 | 700 | 800 | 900
2. Color & Background Property
Color
 Sintax : color : <color>
Nilai (value) dari color adalah sebuah keyword atau sebuah kode RGB.
16 keyword diambil dari palette Windows VGA: aqua, black, blue,
fuchsia, gray, green, lime, maroon, navy, olive, purple, red, silver, teal,
white, and yellow.
 Ada 4 cara dalam menuliskan warna menggunakan kode RGB:
1. #rrggbb (e.g., #00cc00)
2. #rgb (e.g., #0c0)
- rgb(x,x,x) dimana x adalah integer antara 0 dan 255 (e.g.,
rgb(0,204,0))
- rgb(y%,y%,y%) dimana y adalah nomor antara 0.0 dan
100.0 (e.g., rgb(0%,80%,0%))
Background Color
 Syntax : background-color: <value>
 Possible Values : <color>| transparent
Background
 Syntax : background: <value>
Possible Values :
<background-color>||<background-image>||<backgroundrepeat>||<background-attachment>||<background-position>
3. CSS : Text Alignment & Box Property
Text Alignment
 Syntax : text-align: <value>
 Possible Values : left | right | center | justify
Box Properties
 Bottom Border Width
 Syntax : border-bottom-width: <value>
 Possible Values : thin | medium | thick |<length>
Width
 Syntax : width: <value>
 Possible Values: <length>|<percentage>| auto
Height
 Syntax : height : <value>
 Possible Values : <length>| auto
Border Style
 Syntax : border-style: <value>
Possible Values: [ none | dotted | dashed | solid | double | groove |
ridge | inset | outset ]{1,4}
 2.4 Hyperlink dengan CSS.
a : link = link awal dengan warna orange dan untuk garis bawah teks masih ada.
a : visited = jika cursor dan di klik akan berwarna biru
a : hover = jika cursor disorot ke link yang kita sorot maka akan berwarna
merah dan garis bawah pada teks akan hilang, sebab terdapat selector textdecoration dan value none.
a : active = jika link tersebut diklik dan halaman web berada pada link tersebut.
LATIHAN
1. Buatlah layout halaman web menggunakan CSS yang berisikan tentang profil diri
Anda !
2. Buatlah contoh penulisan CSS dengan metoda :
Internal Style Sheet
External Style Sheet
Inline Style Sheet